Selasa, 27 Juli 2010 20:44 WIB Boyolali Share :

Belum ditemukan, penyelesaian pengelolaan Pasar Buah Mojosongo

Boyolali (Espos)–Kepala Desa (Kades) Mojosongo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Suparso menyatakan hingga saat ini belum ditemukan penyelesaian yang jelas mengenai kelanjutan pengelolaan Pasar Buah Mojosongo.

Pemerintah Desa Mojosongo menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Boyolali terkait kelanjutan penanganan Pasar Buah Mojosongo yang hampir lima tahun mangkrak.

Pasar Buah Mojosongo sendiri dibangun di atas tanah khas Desa Mojosongo seluas kurang lebih 2.500 meter persegi.

“Semuanya masih dalam pembicaraan. Kemarin, Senin (26/7), kami bertemu dengan pemerintah kabupaten bagian pemerintah desa, bagian hukum dan HAM, serta dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) untuk mencari solusinya,” beber Suparso.

Dari pertemuan tersebut, lanjut Suparso, bahwa penyelesaian mangkraknya Pasar Buah Mojosongo juga berkaitan dengan penataan wilayah di desa tersebut. Pasalnya, tak sedikit lembaga, instasi, atau kantor dinas pemerintah kabupaten yang saat ini mempergunakan tanah khas milik Desa Mojosongo.

hkt

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…