ilustrasi monyet
Senin, 26 Juli 2010 16:37 WIB Wonogiri Share :

Serang para wanita, monyet mulai ganggu Dusun Gandul

Wonogiri (Espos)–Warga Lingkungan Gandul, Kelurahan Giriwono mulai merasa terganggu dengan kemunculan monyet-monyet dari gunung persis di belakang permukiman mereka. Tak jarang, monyet-monyet itu menyerang warga, terutama para wanita yang tengah sendirian.

Terakhir, Minggu (25/7) pagi, seorang wanita yang tinggal di RT 1/RW I Lingkungan Gandul, Giriwono diserang seekor monyet di rumahnya. Informasi yang dihimpun Espos, wanita berinisial My, 35, itu diserang saat sedang membersihkan teras rumah sekitar pukul 07.15 WIB.

Sebelumnya, monyet itu hampir menyerang ibu mertuanya Wg, namun begitu My muncul, monyet itu ganti menyerang My. Si monyet langsung menubruk My yang masih kaget hingga jatuh, kemudian memaksa My membuka tangannya yang menutupi wajah. Untunglah, saat itu, suaminya, Wk, datang untuk menolong dan langsung mengusir monyet nakal itu.

“Saat itu, saya sebenarnya ingin sekali membunuh monyet itu. Tapi saya menahan diri karena pengalaman yang sudah-sudah, monyet-monyet itu akan menyerang dengan lebih ganas jika dilukai. Mereka bahkan bisa mengobrak-abrik genteng rumah,” ungkap Wk, saat ditemui wartawan di kediamannya, Senin (26/7) pagi, sambil menambahkan monyet yang masuk ke pekarangannya berukuran cukup besar.

Hal tersebut dibenarkan warga lainnya, Sri Lestari, yang kebetulan merupakan isteri ketua RT setempat. Menurut Sri, memang tidak semua monyet suka menyerang perempuan. “Rumah saya hampir setiap hari didatangi monyet dari gunung. Mereka suka mencuri hasil kebun kami, jagung, ketela pohon dan sebagainya. Tapi kalau diusir mereka biasanya langsung pergi,” ujar dia.

shs

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…