Senin, 26 Juli 2010 17:17 WIB Boyolali Share :

Pelantikan bupati terpilih diundur 3 Agustus

Boyolali (Espos)–Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Seno Samodro dan Agus Purmanto diundur dari tanggal 1 Agustus menjadi 3 Agustus 2010. Kepastian diundurnya pelantikan itu setelah pihak DPRD Boyolali menerima surat dari Pemprov Jateng Nomor 005/13094 tertanggal 23 Juli 2010.

Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto mengatakan dengan adanya surat dari Pemprov Jateng itu, pihaknya langsung menggelar rapat bersama Badan Musyawarah (Bamus) DPRD untuk menentukan sikap atas pengunduran jadwal pelantikan itu. “Hari ini sudah dilakukan rapat Bamus dan tidak ada permasalahan terkait pelaksanaan pelantikan,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (26/7).

Dijelaskan Paryanto, akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati periode 2005-2010 berakhir 1 Agustus mendatang. Namun demikian, dengan pengunduran pelantikan itu, tidak menjadi permasalahan yang cukup berarti. “Saat berakhir masa jabatan itu kebetulan jatuh pada hari minggu,” papar dia.

Paryanto menjelaskan di Jateng sendiri ada empat daerah kabupaten/kota yang masa jabatan bupati/walikota berakhir pada hari minggu. Sehingga ada pemunduran jadwal pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Dengan kondisi tersebut, jelas Paryanto, pihak DPRD Boyolali telah melayangkan surat resmi ke Pemprov Jateng tertanggal 21 Juli lalu untuk mempertanyakan kepastian pelantikan.

Sementara, dari surat Pemprov Jateng yang ditandatangani Sekda Pemprov Hadi Prabowo disebutkan terkait adanya pemunduran jadwal, antara lain pada tanggal 1 Agustus yang jatuh hari minggu, gubernur telah diagendakan untuk acara rangkaian peringatan hari jadi ke-60 Pemprov Jateng. Selain itu, pada tanggal 2 Agustus menghadiri sidang pleno dengan agenda jawaban gubernur atas pendapat badan musyawarah dan pandangan umum fraksi DPRD terhadap penyampaian nota keuangan tentang perubahan APBD 2010 dan tidak bisa diwakilkan.

fid

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…