Senin, 26 Juli 2010 09:01 WIB News Share :

Ortu pilih damai, korban penoyoran batal lapor ke Mabes Polri

Jakarta — Komisi Nasional Perlindungan Anak batal mendampingi CL, korban penoyoran dalam peringatan hari anak nasional di TMII, melapor ke Mabes Polri. CL memilih jalur damai setelah keluarganya ditemui Komandan Paspamres.

“Orang tuanya katanya sudah ditemui Danpaspampres dan memilih damai. Kami tidak jadi melaporkan kekerasan terhadap CL ke Mabes Polri,” ujar Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, kepada detikcom, Senin (26/7) pukul 07.00 WIB.

Namun demikian Arist menyampaikan Komnas PA tetap berharap kasus kekerasan di perayaan hari anak nasional ini harus diungkap. Arist akan mengirimkan surat desakan kepada Paspampres agar mengungkap pelaku penoyoran terhadap CL.

“Kita akan menulis surat kepada Komandan Paspampres agar dicari tahu pelakunya. Ini mencederai hari anak nasional,” tegasnya.

Sedianya, hari ini pukul 10.00 WIB Arist bersama dengan orang tua CL akan mengadukan kasus penoyoran ini ke Mabes Polri. Bukan Paspampres-nya yang diadukan, namun tindakan melakukan kekerasan terhadap anak yang harus ditindak.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…