Senin, 26 Juli 2010 12:21 WIB News Share :

Nelayan Tuban hilang ditelan ombak

Tuban–Nelayan Tuban hilang ditelan ombak. Sukri ,53, nelayan asal Dusun Karangdowo, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tuban, hilang setelah diterjang ombak di kawasan laut utara, Minggu (25/7) malam.

Perahu mesin tempel yang biasa dipakai korban melaut, ditemukan para nelayan di Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Tuban dalam keadaan utuh. Tim SAR dari Polres Tuban dan PT Semen Gresik Tbk hingga Senin (26/7), masih melakukan pencarian.

Informasi yang dihimpun, hilangnya nelayan Sukri diketahui setelah dia tak pulang. Keluarga Sukri geger karena biasanya selalu pulang sekitar jam 17.00 WIB.

Melihat temannya tak pulang, sejumlah nelayan melakukan pencarian hingga ke tengah laut. Namun, mereka tak beani meneruskan pencarian karena malam harinya hujan deras mendera laut utara Tuban. Mereka pun melaporkan hilangnya Sukri ke Polres Tuban.

Saat kepanikan melanda para tetangga Sukri, muncul kabar dari nelayan di Desa Kaliuntu tentang adanya perahu yang terombang-ambing di tengah laut. Perahu tersebut langsung diseret nelayan Kaliuntu ke bibir pantai. Nelayan Socorejo mengenali jika perahu tersebut milik Sukri.

“Kami mengethui perahu tersebut sudah dalam keadaan kosong, tapi mesin dieselnya masih menyala. Mungkin saja pemiliknya terlempar di telan ombak karena kemarin ombaknya sangat besar,” kata Mukti kepada wartawan di pantai Desa Kaliuntu,Kecamatan Jenu, Tuban.

Melihat ombak besar dan disertaiangin kencang, mereka memperkirakan Sukri terlempar dari perahu lalu tenggelam digulung ombak. Ombak tersebut mulai terjadi pada sekitar pukul 15.00 WIB sampai malam hari.

“Kami sudah biasa menghadapi ombak, tapi kalau ombaknya besar dan angin kencang, kami akan memilih tidak meneruskan melaut. Mungkin Kang Sukri nekat tak mau pulang hingga dia hilang ditelan ombak,” ungkap Darmono nelayan lainnya.

Tim SAR gabungan dari Polres Tuban dan PT SG rencananya melakukan penyisiran ke tengah laut. Minggu malam mereka melakukan pencarian namun menghentikan pencarian karena cuaca buruk.

“Tim SAR akan terus melakukan penyisiran untuk mencari nelayan yang hilang itu. Kami tetap berupaya agar nelayan yang hilang itu berhasil kita temukan,” tutur Kapolres Tuban, AKBP Nyoman Lastika, di pantai Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tuban.

Dia memimpin langsung jajarannya melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang tersebut.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…