Senin, 26 Juli 2010 10:15 WIB News Share :

MPR desak presiden tarik tabung gas elpiji 3 Kg

Jakarta–Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) melihat tabung gas elpiji sudah seperti teror di lingkungan masyarakat. MPR mendesak pemerintah dalam hal ini langsung presiden memerintahkan penarikan tabung ‘maut’ ini.

“Ini sudan menjadi teror tersendiri, harus ada langkah konkret presiden. Presiden harus menginstruksikan penarikan tabung gas 3 kg,” ujar Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saifuddin, Senin (26/7).

Lukman berharap presiden melihat korban akibat ledakan tabung elpiji 3 kg. Lukman berharap presiden menarik terlebih dahulu konversi yang menuai korban sebelum yakin ada infrastruktur dan sosialisasi yang tepat.

“Harus diganti dengan peralatan yang baik dan harus disosialisasikan sebelum memaksa masyarakat yang biasa memasak menggunakan kayu dan kompor minyak beralih ke gas,” tegas Lukman sembari menambahkan pemerintah harus membiayai pengobatan para korban ledakan gas.

Lukman juga meminta DPR tidak malah membuat panja gas. Lukman berharap DPR ikut mendorong apa yang diajukan MPR.

“Kami minta DPR tidak usah membuat panja malah tidak efektif lebih baik mendesak presiden mengambil langkah konkret,” tutupnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…