Senin, 26 Juli 2010 14:44 WIB News Share :

Benda menyerupai kertas ditemukan di galon Aqua

Malang–Sebuah benda asing menyerupai kertas dipergoki berada di dalam galon merek Aqua kapasitas 19 liter air mineral yang masih dalam keadaan tersegel.

Benda berwarna putih itu kali pertama diketahui warga Perum Bedali Agung, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Berawal dari Minarno ,32, pemilik UD. Amin yang menjual kebutuhan rumah tangga, di antaranya, Aqua galon 19 liter, tabung elpiji 3 kilogram, serta air mineral dengan merek lain.

Seperti biasanya Minarno menjual dan mengantar barang yang dipesan oleh warga perumahan. Ketika mengantar galon Aqua tersebut, pembeli bersama Minarno secara kebetulan meneliti kembali galon Aqua saat diterima serahkan.

“Ketika itu kami ketahui bahwa ada sebuah benda warna putih berada di dalam galon, saya pun membawa kembali galon tersebut dan batal menyerahkan kepada pembeli,” ujar Minarno ditemui wartawan di rumahnya Perum Bedali Agung Blok K7 itu, Senin pagi (26/7).

Dari pengamatan, benda berwarna putih menyerupai sobekan kertas itu, tepat menempel di dasar galon itu. Sangat terlihat jelas keberadaan benda itu bercampur dengan air mineral. Galon sendiri masih dalam kondisi tersegel resmi. Dengan kode M.32 jam pengisian 09.45 serta batas kadaluwarsa 23 Juli 2012 diproduksi PT. Tirta Investama Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Lelaki sejak Tahun 2003 membuka usaha ini mengaku, barang-barang tersebut dirinya beli dari sebuah distributor resmi di wilayah Kota Malang. Dirinya terahkir mendapat kiriman 210 galon Aqua pada tanggal 24 Juli 2010.

“Kalau saya amati benda asing itu mirip dengan kertas tisu pembersih. Saya tidak tahu kenapa bisa seperti itu. Silahkan tanya ke Aqua langsung,” kata dia kepada wartawan.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…