Senin, 26 Juli 2010 12:53 WIB News Share :

Bayi ditemukan tewas, leher dijerat kabel

Surabaya–Bayi yang ditemukan di kamar mandi SMAN 12 ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Leher bayi tersebut dijerat dengan kulit kabel listrik. Bayi berjenis kelamin laki-laki dan berambut tebal itu kondisinya juga sudah membusuk dan dikerubuti belatung.

“Diperkirakan bayi itu sudah di situ lebih dari semalam,” kata Kapolsek Benowo, AKP Adjid, kepada wartawan di lokasi, Jalan Sememi, Senin (26/7)

Pernyataan Adjid beralasan pasalnya sekolah pada hari Minggu libur. Dari informasi yang dihimpun, awal mula penemuan bayi tersebut berawal saat Diah Susiani, guru Bimbingan Konseling (BK), mencium bau busuk saat masuk ke dalam ruang BK yang bersebelahan dengan kamar mandi.

Kemudian Susiati berusaha mencari pengharum ruangan namun tidak menemukannya. Susiati lantas menyemprot ruangan dengan obat serangga.

Meski sudah disemprot obat serangga, namun bau itu tetap menyengat. Susiati kemudian memanggil Kaslan, guru olahraga. Kaslan pun berusaha mencari sumber bau tersebut dan mengecek seluruh ruangan BK namun tidak hasilnya nihil karena tidak ditemukan bangkai.

Kaslan yang curiga dengan adanya banyak lalat terutama di ventilasi kamar mandi lantas menuju ke kamar mandi. Untuk membuktikannya, maka Kaslan bersama dengan Amin, pesuruh sekolah, mendobrak pintu kamar mandi sekitar pukul 06.45 WIB.

Saat kamar mandi terbuka mereka mulai mencari di tiga ruang mandi yang ada. Di kamar mandi nomor tiga atau yang paling pojok, mereka menemukan sebuah kardus ditutupi triplek.

Kaslan yang kemudian membuka isi kardus kaget ternyata kardus itu berisi sesosok bayi tewas membusuk dengan leher terikat kulit kabel. Kulit kabel itu bahkan masih melekat di leher bayi itu. “Sekarang ini kami masih memeriksa beberapa saksi di Mapolsek,” ujar Adjid.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…