Senin, 26 Juli 2010 09:21 WIB Internasional Share :

Balas dendam, Al Qaeda bunuh sandera asal Prancis

Paris–Sebuah kelompok sayap Al Qaeda mengklaim telah membunuh seorang sandera warga negara Prancis berusia 78 tahun. Hal ini dilakukan sebagai aksi balas dendam atas tewasnya enam anggota kelompok Al Qaeda dalam sebuah serangan di Mauritania, Prancis.

Otoritas Prancis mengatakan, klaim pembunuhan tersebut ditampilkan lewat  sebuah tayangan audio yang ditampilkan oleh stasiun TV Al-Jazeera oleh sesorang yang mengaku pemimpin Al Qaeda Maghribi Islam (AQIM).

“Kami mengumumkan bahwa kami mengeksekusi sandera Prancis Michel Germaneau pada Sabtu 24 Juli 2010, untuk membalas pembunuhan enam saudara kami dalam serangan pengecut Prancis,” demikian kata pimpinan AQIM, Abu Musab Abdul Wadud dalam tayangan audio tersebut.

“(Presiden Prancis) Nicolas Sarkozy gagal untuk membebaskan warganya dalam operasi ini. Justru dia membawa warganya ke gerbang neraka,” sindir Wadud.

Menanggapi klaim ini, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy akan meminta konfirmasi tentang pembunuhan Germaneau, yang diculik di Nigeria pada tanggal 19 April lalu.

Sarkozy pun akan mengadakan rapat darurat Senin (26/7).

dtc/rif

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…