Senin, 26 Juli 2010 20:37 WIB News Share :

Aman, stok kebutuhan pokok masyarakat di Jateng

Semarang (Espos)--Tim Pemantauan dan Pengendalian Harga (TPPH) Provinsi Jawa Tengah menyatakan, stok komoditas kebutuhan pokok masyarakat selama puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2010 relatif aman.

Menurut Wakil Ketua TPPH Mahdi Mahmudy, dari hasil pemantauan stok komoditas kebutuhan pokok masyarakat diperkirakan masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat pada bulan puasa dan Lebaran.

“Dengan ketersediaan stok kebutuhan pokok ini, berharap masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ujarnya di Semarang, Senin (26/7).

Terjadinya kenaikan harga beberapa komoditas, seperti beras, gula pasir pada bulan Juli menjelang puasa Ramadan sambung ia, karena disebabkan terjadinya lonjakan permintaan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL), dan anomali cuaca.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah bekerjasama dengan instansi terkait, dapat melaksanakan program pasar murah yang menjual kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu,” papar Mahdi.

Sementara berdasarkan data TPPH Provinsi Jateng, stok kebutuhan pokok masyarakat untuk beras sebanyak 252.814 ton, sedang perkiraan kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran diperkirakan sebanyak 212.918 ton.

Stok gula pasir sebanyak 55.434,42 ton, sedang kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran diperkirakan sebanyak 37.536 ton, minyak goreng sebnyak 24.000 ton liter, kebutuhan diperkirakan 22.000 ton liter.
Sedang stok terigu sebanyak 70.000 ton, kebutuhan selama bulan Ramadan dan Lebaran diperkirakan sebanyak 45.189 ton.

“Ini merupakan stok yang terkendali. Untuk stok yang tak terkedali seperti telur ayam, daging sapi, daging ayam, dan lainnya kami tak bisa menjamin,” ujar anggota TPPH Antonius Tripuji Haryoko. Meski begitu lanjut dia, menegaskan tak akan terjadi kelangkaan terhadap pasokan telur ayam, daging sapi, daging ayam dan kebutuhan pokok masyarakat di pasar selama bulan puasa dan Lebaran.

oto

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…