Minggu, 25 Juli 2010 12:46 WIB Hukum Share :

Sebulan di RSHS, jenazah Liliana diambil keluarga

Bandung–Jenazah Liliana ,40, korban mutilasi yang telah berada di kamar mayat RS Hasan Sadikin lebih dari sebulan itu akhirnya diambil oleh keluarganya, Minggu (25/7) pagi. Jenazah pun disambungkan seadanya dengan cara dijait meski bagian tubuhnya belum lengkap.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Forensik RSHS Noorman Heryadi saat dihubungi wartawan melalui telepon selularnya, Minggu. “Pagi ini jenazah sudah diambil oleh keluarga. Tapi saya tidak tahu jam berapa tepatnya mayat dibawa,” ujar Norman.

Sebanyak 10 potong bagian tubuh Liliana yang terpisah akibat dimutilasi suaminya sendiri itu kemudian disambungkan dengan dijait. “Masa dalam kondisi yang terpisah-pisah. Ya kita sambung dengan dijait,” jelasnya.

Selain organ dalam, bagian tubuh lainnya yang belum ditemukan yaitu dada atas hingga leher bawah dan paha kanan. Norman menuturkan, untuk bisa mengambil mayat kasus pembunuhan, keluarga harus mendapatkan surat izin dari polisi. Izin pengambilan jasad Liliana tersebut telah diberikan polisi beberapa hari lalu. “Izinnya sudah ada sebelumnya, jadi hari ini cuma tinggal ngambil saja,” kata Norman.

Liliana tewas dibunuh dengan dicekik pada Rabu (23/6) dini hari. Korban dicekik di kamar mandi hingga tewas. Setelah itu, pelaku memotong-motong tubuh Liliana dengan menggunakan pisau dapur berukuran 20 sentimeter.

Kamis (24/6), warga Ciwidey geger dengan temuan tujuh potongan tubuh wanita berusia 40 tahun, yang dibungkus dalam sebuah dus di gorong-gorong Jalan Raya Ciwidey-Patengang. Dua hari kemudian, Sabtu (26/6), ditemukan juga tiga potongan di Pamengpeuk, Kabupaten Garut. Potongan dari Ciwidey dan Garut tersebut kemudian diketahui satu tubuh.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….