Minggu, 25 Juli 2010 10:40 WIB Wonogiri Share :

Rela antre, demi peroleh uang baru

Wonogiri (Espos)–Upaya Bank Indonesia Cabang Solo untuk sosialisasi uang baru Rp 1.000 logam dan Rp 10.000 kertas di Wonogiri dilakukan dengan pentas wayang kulit dengan empat dalang. Pagelaran wayang kulit itu bertempat di pendapa rumah dinas Bupati, Sabtu (24/7) malam.

Antusiasme masyarakat datang ke Pemkab Wonogiri cukup tinggi. Apalagi sore harinya juga dilakukan penukaran uang baru di mobil kas kelilig BI. Al hasil, walau jam buka loket dilangsungkan pukul 16.00 WIB, masyarakat Wonogiri dan luar daerah sudah antre setengah jam sebelumnya.

Anak-anak, dewasa, orangtua pun ikut antre dan menunggu mobil kas keliling tersebut. Seorang warga Solo yang bernama Arso mengatakan akan menukarkan uang baru senilai Rp 500.000. “Saya tahu, karena baca koran dan akan menukarkan uang Rp 500.000 lama dengan uang kertas baru,” ujarnya. Berbeda dengan Arso, warga Bulusulur, Wonogiri, Suci menyatakan penukaran uang baru untuk koleksi pribadi.

Pukul 16.20 WIB, mobil kas keliling BI pun tiba di Wonogiri. Masyarakat yang duduk-duduk di berbagai tempat langsung merangsek dan membentuk dua baris berjajaran untuk antre. “Penukaran bebas, namun untuk uang Rp 1.000 logam dibatasi hanya sampai Rp 200.000, karena stok terbatas,” ujar petugas BI yang berada di dalam mobil.

tus

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…