Minggu, 25 Juli 2010 15:27 WIB Sukoharjo Share :

PWNU Jateng memperkirakan awal puasa 11 Agustus

Sukoharjo (Espos)–Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah memperkirakan awal dimulainya puasa atau 1 Ramahan jatuh pada Rabu, (11/8) mendatang. Kendati begitu, hingga kini PWNU Jateng masih menunggu hasil rukyatul hilal yang dilakukan Lajnah Falakiyah.

Wakil Ketua PWNU Jateng Najhan Musyafa mengatakan, secara hisab awal puasa Ramadhan jatuh tanggal 11 Agustus. “PWNU Jatim memang sudah menentukan awal puasa, tapi untuk Jateng secara hisab kami sudah mengetahui hasil awal puasa yang perkiraannya jatuh 11 Agustus, tapi kepastiannya masih menunggu rukyatul hilal,” terangnya kepada wartawan, Minggu (25/7) di sela-sela acara Konfercab NU Sukoharjo.

Najhan melanjutkan, keputusan hasil rukyatul hilal mengenai penetapan awal puasa wilayah Jateng diperkirakan baru diketahui tanggal 9 Agustus mendatang. PWNU Jateng sendiri, rencananya akan melakukan rukyatul hilal di beberapa lokasi seperti Masjid Agung Semarang, pantai Kartini Jepara dan Batang serta patai Marina Semarang.

“Ibadah tidak hanya ditentukan dari hitung-hitungan saja tapi juga masalah keyakinan, tentunya itu disesuaikan dengan rukyatul hilal. Hasilnya nanti juga akan kami serahkan ke Kementrian Agama dan PBNU, sebagai bahan sidang isbat,” katanya.

ufi

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…