Minggu, 25 Juli 2010 17:09 WIB News Share :

Pencuri mulai sasar perumahan

Salatiga (Espos)–Menjelang bulan puasa tiba, aksi pencurian dengan sasaran rumah penduduk mulai kembali mencuat di Kota Salatiga. Minggu (25/7)dini hari, sedikitnya tiga rumah warga di Perum Salatiga Permai, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo dibobol maling.

Ketiga rumah tersebut milik Mulyana, Chendra dan Darsono. Sasaran utama pelaku adalah telepon seluler, uang dan sejumlah barang lain yang mudah dibawa. Sedikitnya tujuh Ponsel dan uang jutaan rupiah raib digondol maling yang diduga beraksi lebih dari seorang, dari ketiga korbannya.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian, modus pelaku memasuki rumah korbannya adalah lewat atap dan lubang angin. Ditemui di rumahnya, Mulyana mengatakan pelaku masuk dengan menjebol kawat di tempat jemuran di lantai dua. Pelaku turun lewat tangga yang tak memiliki pintu kemudian mengobok-obok rumahnya.

“Enam HP, uang Rp 300.000, tas sekolah anak dan sepatu butut saya diambil maling,” ungkap Mulyana.
Kejadian di rumah Chendra pun modusnya sama. Pelaku mengambil HP beserta uang dari dalam dompet dan meninggalkannya. Hanya saja Chendra enggan menyebutkan nominal uang yang hilang. Namun ia mengatakan jumlahnya banyak.

Sementara Darsono mengaku hanya kehilangan satu HP yang ia simpan di kamar. Polisi langsung melakukan olah TKP. Mereka bahkan menerjunkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku.

Kapolres Salatiga, AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasat Reskrim, AKP Joko Watoro yang turun ke lokasi kejadian menyatakan masih menyelidiki kasus tersebut.


kha

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…