Minggu, 25 Juli 2010 19:00 WIB Sragen Share :

Kebakaran, DP2D rencanakan pasar darurat

Sragen (Espos)–Menyusul kebakaran yang memakan 46 petak kios di Pasar Bunder, Minggu pagi (25/7), Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Sragen akan mengalihkan sementara aktivitas pedagang yang menjadi korban karena kiosnya terbakar.

Mereka akan dialokasikan di sisi selatan pasar. Kepala DP2D Sragen, Parsono mengatakan tempat yang dipilih untuk mengalihkan aktivitas para korban itu sudah tersedia.

Pengalihan itu dilakukan sembari menunggu proses perbaikan terhadap bangunan terbakar selesai. Kepala DP2D Sragen, Parsono mengatakan perbaikan itu akan segera dilakukan oleh pihaknya. “Jelas akan kami rehab,” jelasnya kepada Espos.

Dia belum mengatakan tentang kapan perbaikan itu dimulai. Sedianya untuk melakukan hal itu pihaknya baru akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen dalam waktu dekat ini. “Perbaikan akan dimulai tapi biar dihitung dulu oleh DPU,” tambahnya.

Terpisah, Lurah Pasar Bunder, Santoso belum mengatakan kejelasan teknis mengenai pemindahan lokasi dagang bagi para korban itu. Dia mengaku akan menggelar musyawarah yang juga melibatkan para korban sendiri. “Soal kapan rembugan-nya, kami belum bisa menginformasikan karena korbannya banyak. Jadi, kami akan melakukannya setelah keadaan sudah kondusif,” terangnya.

m85

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…