Minggu, 25 Juli 2010 22:29 WIB Wonogiri Share :

DPT Pilkada meningkat, Golput diprediksi turun

Wonogiri (Espos)–Jumlah warga Wonogiri yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu kepala daerah (Pilkada) September mendatang meningkat dibandingkan saat Pemilu presiden (Pilpres) atau Pemilu legislatif (Pileg) 2009 lalu. Di sisi lain, jumlah pemilih golongan putih (Golput) diprediksi menurun.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri tidak berani berharap muluk terkait penurunan angka Golput. KPU memprediksi, jika pada Pemilu-Pemilu sebelumnya angka Golput, yang antara lain disebabkan karena banyak pemilih yang boro, bisa mencapai 30%, maka pada Pilkada 2010 yang berlangsung dalam suasana Idul Fitri, angka itu diprediksi bisa ditekan menjadi hanya 10%-20%.

“Itulah kenapa Pilkada dijadwalkan pada H+4 Lebaran. Pertimbangannya, saat itu acara halal bihalal keluarga sudah selesai dan para pemilih sebagian besar masih berada di Wonogiri untuk berlibur, sehingga bisa menyempatkan diri mencoblos di TPS terdekat,” kata Ketua KPU Wonogiri, Joko Purnomo, saat dihubungi Espos, Minggu (25/7).

Data yang diperoleh Espos, total jumlah warga Wonogiri yang masuk DPT sebanyak 914.544 orang. Pemilih pemula sebanyak 10.167 orang dan pemilih boro atau tidak berada di Wonogiri sebanyak 198.785 orang. Menurut Joko, jumlah pemilih tersebut, lebih banyak dibandingkan pada Pilres ataupun Pileg 2009 lalu. Saat itu, jumlah total pemilih hanya di kisaran 902.000 orang.

shs

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…