Minggu, 25 Juli 2010 17:37 WIB News Share :

Benda besar berwarna hitam gegerkan nelayan

Sumenep–Benda besar berwarna hitam mengegerkan nelayan di Desa Kapedi, Sumenep, Madura. Benda yang terbuat dari karet itu ditemukan di perairan selatan Pulau Gili Raja, Sumenep.

Benda yang belum diketahui fungsinya itu besarnya diperkirakan dua kali dari tangki ukuran 1.600 liter. Di dalamnya diduga berisi angin. Benda hitam tersebut terdapat 32 ban bekas. Ban tersebut diikat menggunakan besi anti karat. Benda yang belum pernah ada di perairan Sumenep tersebut saat ini menjadi tontonan warga setempat.

Benda yang terbuat dari karet itu dievakuasi menggunakan dua perahu mesin milik nelayan selama 6 jam dari lokasi penemuan. Salah seorang nelayan, Hasyim ,41, warga Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Sumenep, menjelaskan, awalnya menduga perahu besar sedang tenggelam.

“Ternyata, sebuah benda hitam dari karet dan dikelilingi ban bekas diikat besi anti karat,” ungkap Hasyim pada wartawan di lokasi, Minggu (25/7).

Para nelayan yang menemukan barang tersebut bakal merawat dengan baik. “Saya harap pemilik benda hitam dari karet ini diambil pemiliknya. Kalau terlalu lama dijadikan barang rongsokan. Sebab, dinilainya jutaan rupiah,” pungkasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…