Sabtu, 24 Juli 2010 20:12 WIB News Share :

Warga Medan tak rasakan gempa Mandailing Natal

Medan--Gempa berkekuatan 6,0 skala Richter yang mengguncang Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (24/7) sekitar pukul 09.15 WIB, tidak dirasakan oleh warga Medan.

Murni Nasution, 28 salah seorang warga Medan, Sabtu, mengatakan bahwa ia bersama keluarganya tidak merasakan getaran yang diakibatkan oleh gempa yang terjadi di Mandailing Natal tersebut.

“Kami memang mendengar kalau ada gempa di sana (Mandailing Natal-red) tapi kami tidak merasakannya sama sekali. Kami juga sudah menghubungi keluarga di kampung, mereka selamat semua,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan, Anggia Siregar, 40, warga Medan lainnya. Menurut dia, gempa yang terjadi pukul 09 WIB itu sama sekali tidak ia rasakan, padahal saat itu ia bersama keluarganya sedang santai di rumah menikmati liburan akhir pekan.

“Entahlah kalau orang lain, tapi kami sekeluarga memang tidak merasakannya sama sekali,”  kata ibu tiga anak ini.

Sebelumnya dilaporkan dari Payabungan, ibu kota Mandailing Natal, Sumut,  gempa tersebut mengakibatkan warga langsung panik dan berhamburan keluar rumah.

Warga menyelamatkan keluarganya masing-masing, terutama anak-anak. Dilaporkan juga akibat gempa tersebut seorang warga Pidoli, Panyabungan, bernama Sabbid, 36, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat akibat tertimpa material bangunan.

Sejauh ini belum dilaporkan adanya korban meninggal maupun kerusakan yang disebabkan gempa tersebut.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat pada 18 kilometer arah barat daya kota Panyabungan dengan kekuatan 6,0 skala Richter (SR) dengan kedalaman 10 kilometer.

Ant/nad

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…