Sabtu, 24 Juli 2010 13:13 WIB Internasional Share :

Senator AS sesalkan kerjasama militer AS-Kopassus

Washington–Seorang senator AS menyesalkan militer AS membangun kerjasama dengan Kopassus Indonesia. Senator Patrick Leahy dari Vermont meminta agar kerjasama itu distop karena rekam jejak Kopassus yang kelam soal pelanggaran HAM di masa lalu.

Leahy, melarang dukungan AS untuk militer asing yang melanggar hak asasi manusia. Ia mengatakan Kopassus Indonesia sebagai satuan yang “tidak bertobat, tidak reformis dan tidak akuntabel.

“Saya sangat menyesal bahwa sebelum memulai menjalin hubungan, negeri kita tidak mendapatkan dan Kopassus tidak menerima reformasi yang kita selama ini dicari,” kata Leahy yang juga anggota Partai Demokrat ini seperti dikutip dari AFP, Sabtu (24/7).

Menteri Pertahanan Robert Gates, mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan melanjutkan hubungan dengan Kopassus, satuan elit yang pada masa lalu terlibat dalam operasi pendudukan Timor Timur.

Gates mengatakan, hubungan dengan Kopassus tetap akan dibatasi. Pada hubungan awal, Amerika hanya akan memperluas kerjasama unit dengan militer Indonesia secara keseluruhan dan membantu melakukan reformasi.

“Sejauh yang apa yang saya khawatirkan, termasuk menangguhkan personel Kopassus yang terkait pelanggaran di masa lalu. Dan berjanji untuk bekerja sama apabila ada penuntutan kejahatan masa lalu dan masa depan,” tambah Leahy.

Leahy memimpin subkomite Senat yang memiliki kewenangan alokasi dana untuk operasi asing ini merasa lega saat Gates tidak mengumumkan kerja sama penuh. “Sebuah pijakan kondisional dalam air lebih bijaksana pada tahap untuk menyelam dalam,” kata Leahy.

“Amerika Serikat dan Indonesia berbagi minat penting dan aku telah mencari cara maju yang konsisten dengan kepentingan kita dan nilai-nilai kita. Saya berharap bahwa akan menjadi mungkin, ” tambahnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….