Sabtu, 24 Juli 2010 12:44 WIB News Share :

Pengunjung RSUD berlarian saat gempa 6 SR

Pekanbaru–Pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru, berlarian keluar ruangan saat gempa bumi berkekuatan 6,0 SR mengguncang kota tersebut, Sabtu (24/7).

“Begitu terasa ada guncangan, saya langsung keluar ruangan. Memang tidak besar, tetapi cukup membuat kaget juga,” kata Heri, salah seorang pengunjung yang menjenguk keluarganya dirawat di rumah sakit tersebut.

Gempa 6,0 Skala Richter (SR) itu terjadi di laut dengan berjarak 18 kilometer (km) barat laut Panyabungan, Sumatera Utara.

Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, Robert, mengatakan sebagian pengunjung memang keluar dari ruangan. Meski demikian tidak ada evakuasi yang dilakukan untuk sejumlah pasien RSUD.

“Biasanya, begitu lampu RSUD goyang, otomatis langsung dilakukan evakuasi. Namun goncangan yang terasa tidak terlalu besar,” kata dia.

Gempa bumi yang terjadi di Sumut tersebut tak hanya terasa oleh pengunjung RSUD, tetapi juga warga Pekanbaru. Seperti yang diungkapkan Ade Candra, salah seorang warga Pekanbaru yang mengatakan guncangan akibat gempa terasa oleh dirinya yang saat itu sedang mengikuti pelatihan.

“Guncangan akibat gempa tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan yang terjadi di Aceh beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Analis BMKG Pekanbaru, Warih, menjelaskan, pusat gempa juga berada pada 10 kilometer kedalaman laut Panyabungan.

“Kemungkinan akan terjadi beberapa kali gempa susulan dengan kekuatan yang relatif lebih rendah,” ujarnya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…