Sabtu, 24 Juli 2010 15:30 WIB News Share :

Kosmetik halal diluncurkan di Inggris

Jakarta–Kosmetik menjadi sesuatu yang tidak bisa lepas dari perempuan. Namun sejumlah perempuan muslim mungkin khawatir dengan produk kosmetik yang dipakainya. Halalkah?

Seorang pengusaha bernama Samina Akhter, meluncurkan merek kosmetik baru di Inggris. Kosmetik yang diberi merek Samina Pure bukanlah make-up biasa. Akhter mengklaim, produknya halal. Konon, kosmetik ini akan dikembangkan salah satunya di Asia.

Akhter mengatakan, produknya itu bebas dari bahan-bahan yang dinyatakan haram bagi umat Islam. Bahan-bahan untuk kosmetik itu berasal dari ekstrak tanaman dan diimpor langsung dari Australia.

“Banyak perempuan bersyukur karena kini mereka tidak perlu lagi menghapus make up-nya saat akan menjalankan salat,” kata Akhter seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (24/7).

Pembuatan kosmetik halal ini berawal dari perasaan was-was Ahkter dalam menggunakan kosmetik selama ini. Akhter mengaku tidak nyaman saat akan sembahyang dengan makeup.

“Aku tidak nyaman salat dengan make-up yang aku sendiri tidak tahu bahan-bahannya dari apa. Dan aku sangat terkejut saat mengetahui bahwa kosmetik yang aku pakai ternyata berbahan dari hewan,” katanya.

“Dan ternyata setelah diteliti, sejumlah produk mengandung alkohol dan plasenta babi,” lanjut Akhter.

Produk yang diproduksi Akhter itu telah mendapat sertifikasi halal dari Australia. Produk itu tidak mengandung alkohol, darah, maupun babi.

Beberapa bulan sebelumnya, kosmetik halal juga diluncurkan seorang pengusaha perempuan Kanada. Kosmetik itu diluncurkan di Dubai.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…