Sabtu, 24 Juli 2010 15:49 WIB Issue Share :

Ivan Gunawan takut penjara

Jakarta–Ivan Gunawan takut masuk ke dalam penjara. Namun, demi menjenguk pamannya Adjie Notonegoro yang ditahan di Rutan Cipinang, Ivan rela ‘deg-degan’.

“Sebenarnya hati saya nggak sanggup untuk melihat keadaaan beliau yang seperti itu. Tetapi hari (Jumat) ini, akhirnya saya bertemu dengan beliau. Yang pasti kita pelukan lama sekali,” ungkap Ivan, saat ditemui di TPI, TMII, Jakarta Timur, Jumat (23/7).

Ivan rela melakukan itu, meski sebenarnya ia takut dan tidak sanggup berlama-lama di dalam penjara. Ia mengatakan, “Aku sebenarnya nggak betah dan ‘deg-degan’ saat berada di penjara. Terakhir adalah saat nengok Sheila Marcia. Itu pun ‘deg-degan’ setengah mati.”

Keadaan Adjie di tahanan?

“Beliau sehat, meski terlihat sedikit kurus. Namun wajahnya tenang sekali. Awal takutnya saya jenguk itu bikin dia down. Namun malah beliau yang membesarkan hati saya,” tuturnya.

Ivan menambahkan, “Dia tunjukan semangat dengan senyumannya. Awalnya saya pengen ngomong serius, tapi malah biasa aja karena ada becandanya.”

Perancang busana Adjie Notonegoro ditahan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/7). Adjie terlibat kasus penggelapan uang senilai Rp 960 juta, pada 2008 silam.

Kala itu, Adjie yang dititipkan perhiasaan oleh temannya, Melvin Chandrianto TJHN alias Mervin, berupa perhiasan emas berlian untuk dijual dengan harga keseluruhan Rp3.110.000.000. Namun, setelah perhiasan terjual sebagian dengan harga Rp960 juta, uang penjualan tak diserahkan kepada Mervin, dan malah digunakan paman perancang busana Ivan Gunawan ini, untuk keperluan pribadi.

Kejaksaan melakukan penahanan terhadap Adjie selama 20 hari, di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur berdasarkan Pasal 20 dan 21 KUHAP. Adjie dijerat disangka telah melanggar Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan penipuan.

inilah/nad

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…