Sabtu, 24 Juli 2010 19:25 WIB News Share :

Festival Layangan Internasional 2010 di Jakarta

Jakarta–Rasanya semua sepakat bahwa sungguh asyik bermain layang-layang. Selain dituntut kreativitas saat membuat desain, bermain layangan juga dituntut kesabaran dan ketekunan dalam mencari angin yang cukup.

“Kreativitas layang-layang bisa dari bentuk, warna dan ukuran yang kita tampilkan,” kata Sari Madjid, ketua panitia Festival Layangan Internasional 2010 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Sabtu (24/7).

Sementara itu, Direktur Pembangunan Jaya Ancol, Budi Karya Sumadi, melihat layang-layang sebagai kenangan dari masa-masa kecil dahulu. Permainan layang-layang yang membutuhkan lebih dari satu orang juga dapat tanamkan rasa kebersamaan.

“Ini juga menumbuhkan rasa persahabatan, dan mengajarkan pentingnya kerjasama,” tuturnya.

Dalam Festival Layang-Layang kali ini, beberapa layangan bentuk 3 dimensi ditampilkan peserta. Ada yang berbentuk becak lengkap dengan penarik becaknya, buaya, harimau, ular naga dan ikan hias.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…