Sabtu, 24 Juli 2010 09:44 WIB Hukum Share :

Buron Kejari Gresik ditangkap

Gresik–Susiatin, 35, buron Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Kamis malam (22/7) pukul 22.30 WIB, ditangkap anggota Satreskrim Polres Gresik di Jl Mayjend Sungkono Surabaya saat keluar dari “777 Pup and Diskotik.”

“Saat keluar dari 777 itulah, dia langsung kami giring, kemudian mobilnya kita hentikan di depan SPBU,” kata anggota Reskrim Polres Gresik, Syaiful, Jumat (23/7).

Istri Bambang Sugati (Kepala Inspektorat Pemkab Gresik) itu saat ditangkap tanpa jilbab, kendati dalam keseharianya selalu berbusana rapat lengkap dengan menggunakan jilbab.

Susiatin ditangkap saat menumpang mobil Toyota Avansa warna silver bersama tiga orang temannya. Pegawai Negri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan itu sempat menolak diborgol petugas sesaat ditangkap oleh anggota Satreskrim.

“Sesuai kesepakatan semalam, tidak ada pemborgolan, tapi kalau Anda kabur, maka kami tidak akan segan-segan memborgol anda,” ancam Syaiful kepada Susiatin saat hendak diserahkan ke Kejari Gresik.

Lulusan Akbid ini mengelak jika dirinya diisukan ditangkap di diskotek. Dia mengaku ditangkap di Jl Mayjend Sungkono, namun bukan di diskotek atau setelah “dugem”.

“Aku pas nyari makan di warung soto di Jl Mayjend Sungkono dari kos-kosan. Saya gak pernah gitu-gituan. Nggak pakai jilbab ya maksudnya untuk menyamar saja biar nggak ketahuan polisi,” ujarnya.

Meski selalu menghindar dengan kamera wartawan Susiatin tidak menampakkan kegelisahanya. Ia masih senyum-senyum dengan lawan bicaranya melalui ponselnya. “Kayak artis saja difoto terus,” ujar Susiatin sambil memalingkan wajahnya

Setelah diserahkan oleh polisi, Susiatin langsung dijebloskan ke Lapas Banjarsari, Cerme oleh Kejari Gresik. Dalam dua bulan terakhir, penangkapan DPO Kejari oleh polisi itu merupakan yang kali kedua setelah tersangka Edy Utomo kasus P2SEM, yang kemudian menjadi tahanan luar oleh Kejari Gresik.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…