Sabtu, 24 Juli 2010 10:41 WIB Issue Share :

Anggota Dewan sesalkan tayangan ciuman KD-Raul di TV

Jakarta–Anggota Komisi I DPR, Ramadhan Pohan menyesalkan tindakan artis Krisdayanti-Raul Lemos yang berciuman saat mereka menggelar konferensi pers, Kamis 22 Juli 2010. Ramadhan menganggap tindakan itu tidak pantas dilakukan karena telah mencederai ranah publik.

“Tindakan seperti itu adalah ranah pribadi yang tidak pantas diekspos di ranah publik, karena itu saya mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya tindakan sigap KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) menegur empat stasiun TV yang melanggar P3SPS dan tetap menayangkannya,” kata Ramadhan dalam rilis, Jumat (23/7).

Ramadhan menegaskan, dia mendukung penuh KPI untuk terus melakukan tugas pengawasannya dengan menjatuhkan sanksi kepada empat stasiun TV tersebut sesuai P3SPS. Ramadhan menganggap tindakan Kridayanti-Raul juga telah mencederai nilai-nilai keluarga secara terbuka di ruang publik, yang justru dilakukan sehari sebelum Indonesia memperingati hari anak nasional.

Apalagi, Ramadhan menambahkan, empat televisi yaitu Trans TV, Trans 7, Indosiar dan SCTV menayangkan adegan ciuman Krisdayanti-Raul tersebut pada jam-jam siar yang dapat ditonton anak-anak.

“Adegan ciuman itu tidak pantas ditayangkan oleh TV atau media online, sekalipun dilakukan di tengah-tengah konferensi pers,” kata Ramadhan.

Untuk itu, Ramadhan menghimbau semua stasiun TV dan media online mematuhi Kode Etik Jurnalistik Tahun 2006 dan P3SPS dari KPI dalam menayangkan liputan mereka, sebagai bagian tanggung jawab pers kepada publik nasional.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…