Sabtu, 24 Juli 2010 16:10 WIB Internasional Share :

Aksi terjun payung keledai di Rusia dikecam

Jakarta–Maksud hati, ingin menarik minat orang-orang yang sedang berlibur di pantai Cossackx, Moskow. Namun aksi terjun payung seekor keledai malah dikecam banyak pihak.

Bagaimana tidak, keledai diikat di sebuah parasut kemudian dilepaskan dari pesawat yang terbang cukup tinggi. Keledai tak bersalah itu menjerit-jerit dan tampak ketakutan.

“Keledai itu dilepas di udara, anak-anak di pantai yang menyaksikan kejadian itu menangis dan bertanya kepada orang tuanya. Mengapa mereka mengikat keledai itu di parasut,” begitu ditulis media setempat seperti dilansir landingnews, Sabtu (24/7).

Keledai malang itu akhirnya mendarat di air. Keledai itu tampak kesakitan karena tubuhnya terkena permukaan air laut.

Aksi terjun payung keledai itu dibuat oleh beberapa perusahaan Rusia yang berniat menarik minat wisatawan.  Polisi setempat mengecam aksi yang tergolong tidak layak itu.

Juru bicara polisi Larisa Tuchkova menyayangkan mengapa tidak ada satupun orang yang menelepon polisi untuk melaporkan kejadian sadis itu.

“Orang-orang justru menelepon pers dan melaporkan peristiwa sadis itu,” keluh Tuchkova.

Aksi ini menjadi perbincangan hangat di Rusia. Sejumlah pihak mengecam aksi tersebut.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…