Jumat, 23 Juli 2010 10:04 WIB Hukum Share :

WN Korea korban penculikan dibebaskan, ditebus Rp 200 juta

Jakarta–WN Korea bernama Shin Hyung Sang, 33, dianiaya oleh enam pria tidak dikenal. Shin Hyung akhirnya dibebaskan setelah pihak keluarga mengirim uang sebesar Rp 200 juta kepada pelaku.

“Korban dibebaskan pada Kamis (22/7) sekitar pukul 16.45 WIB. Tapi mukanya lebam, sepertinya dianiaya pelaku,” kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor AKP Indra Gunawan saat dihubungi wartawan, Kamis petang (22/7).

Indra mengatakan, duit sebesar itu didapat keluarga dari pinjaman teman korban. “Atas kerelaan temannya, temannya mengirim uang Rp 200 juta ke rekening pelaku di Bank BRI Bogor,” jelasnya.

Mengetahui uang tebusan itu telah dikirim, Kamis sore korban lalu dibebaskan di kawasan Tajur, Bogor. Mobil Honda CRV milik korban juga dikembalikan.

“Pelaku lalu pergi naik motor,” imbuhnya.

Korban sendiri baru diketahui keberadaannya setelah polisi mendeteksi lewat handphone korban. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Azra untuk mendapat perawatan intensif.

Polisi sendiri telah memblokir rekening pelaku atas nama MCL di Bank BRI Bogor. Sementara sejumlah saksi dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, korban diculik oleh 6 pria tidak dikenal usai menonton di bioskop di Plasa Ekalokasari, Bogor pada Rabu (21/7) malam. Selama diculik, korban lalu dibawa keliling kota Bogor.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…