Jumat, 23 Juli 2010 20:50 WIB News Share :

SBY kaget dan sesalkan insiden penoyoran saat peringatan HAN

Jakarta –– Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mendengar insiden penoyoran terhadap seorang bocah CL oleh orang yang diduga Paspamres. SBY kaget dan menyesalkan insiden itu.

“Tentu (sesalkan), dalam pandangan Presiden tadi beliau tidak melihat adanya perlakuan itu. Tapi beliau sangat kaget dan tidak menyangka kalau benar ada seperti itu,” kata Juru Bicara Presiden Julian Adrian Pasha kepada detikcom melalui telepon, Jumat (23/7).

Menurut Julian, SBY sama sekali tidak mengetahui insiden tersebut. “Beliau sangat menyesalkan dan prihatin bila mana ada hal-hal seperti itu,” ungkapnya.

Julian menjelaskan, SBY melihat acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) berlangsung meriah dan damai. Untuk mencari kebenaran, pihak Istana sedang melakukan penelusuran.

“Kalau pun ada hal yang seperti diceritakan itu ya saat ini kami sedang menelusuri,” tukas Julian.

CL mengaku ditoyor seorang Paspampres seusai bersalaman dengan Presiden SBY. Insiden itu terjadi setelah pementasan operet anak-anak dalam rangka HAN di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional.

CL adalah siswa kelas 4 SD di sebuah SD di Pondok Pinang. Menurut Kak Seto, yang menoyor CL adalah anggota Paspampres. Akibat toyoran itu, CL mengalami pusing-pusing.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…