Jumat, 23 Juli 2010 15:16 WIB Hukum Share :

Revaldo belum ditetapkan jadi tersangka

Jakarta–Pesinetron Revaldo Surya Permana yang tertangkap tangan membawa shabu-shabu seberat 50 gram dan ganja, hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Menurut Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat Kompol Christian Siagian, mengatakan  kasus yang menimpa Revaldo masih proses penyelidikan.

“Tunggu saja hasil pemeriksaan, sore ini kita akan memberikan keterangan. Sementara sekarang belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena Revaldo masih dalam tahap pemeriksaan,” kata Christian Siagian di Polres Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Jumat (23/7).

Revaldo yang sebelumnya sempat mendekam selama dua tahun karena kedapatan membawa 1 gram shabu itu didampingi pengacara dari Sinulingga Associate.

“Baru tadi kuasa hukumnya datang, Aldo tidak mau memberikan keterangan kalau tidak didampingi kuasa hukumnya,” jelas Kasat Narkoba.

Seperti diberitakan sebelumnya Pesinetron Revaldo Surya Permana kembali ditangkap petugas Polres Jakarta Barat lantaran membawa sabu di mobilnya. Artis sinetron Ada Apa Dengan Cinta (AADC) ini ditangkap saat mengemudi mobil Suzuki Grand Vitara bersama dua penumpang lain berinisial AM dan AL yang tengah melintas tepat di depan Polres Jakarta Barat Jalan S Parman Slipi, Jakarta Barat.

Christian Siagian, mengatakan penangkapan terhadap Revaldo, didahului kejar-kejaran antara kendaraan petugas dengan kendaraan pelaku.  Saat ditangkap di depan Polres didapati sejumlah barang bukti yang disembunyikan pelaku di dalam mobil.

Dari dalam mobil, petugas menemukan 50 gram sabu, satu paket sabu sisa pakai, satu paket ganja, dan alat penghisap sabu (bong).

“Revaldo sudah menjadi target operasi (TO) sejak dua minggu lalu dan sebenarnya akan ditangkap saat sedang melakukan transaksi di daerah Tebet,” ujar Kasat Narkoba.

Namun, karena pelaku sudah mencium gelagat diawasi petugas langsung kabur dengan mobil beserta dua orang temannya. Revaldo sendiri terancam kurungan seumur hidup, sesuai pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…