Jumat, 23 Juli 2010 12:39 WIB News Share :

Presiden minta lindungi anak dari eksploitasi

Jakarta–Banyaknya hak anak yang terabaikan, membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan semua pihak bersama-sama dengan pemerintah untuk mengambil langkah nyata melindungi hak anak, agar kondisi dan kualitas anak Indonesia semakin baik.

Demikian disampaikan Presiden dalam sambutannya memperingati hari anak nasional 2010 di Sasana Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Jumat (23/7). “Memberikan perlindungan pada anak berarti melindungi mereka dari berbagai bentuk kejahatan, kekerasan, melindungi dari eksploitasi, diskriminasi, tidak diterlantarkan, perlindungan dari sanksi yang tidak adil, lindungi dari pergaulan sesat dan perilaku buruk,” tutur SBY, seperti dilansir inilah.com.

Pemerintah, menurut dia, akan terus melakukan upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak. Pembentukan kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam kabinet Indonesia Bersatu II, lanjut Presiden, merupakan langkah awal guna memastikan hal tersebut dapat terwujud.

“Pada pemerintahan ini, secara khusus saya menambahkan satu fungsi perlindungan anak sehingga semula kementerian pemberdayaan perempuan kini menjadi ditambah perlindungan anak, dengan harapan ibu menteri bisa lebih efektif menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Selain mendorong peningkatan upaya perlindungan anak, SBY juga mengatakan, perlunya kasih sayang dalam upaya mendorong perlindungan anak. “Perlunya kasih sayang pada anak kita yang harus diberikan. Perlindungan anak akan berhasil bila semua berangkat dari kasih sayang kepada mereka,” tuturnya.

Kasih sayang dalam arti harfiah, ditambahkan SBY, merupakan kepedulian dan perhatian dan juga tanggung jawab untuk memberikan arah pada mereka mencapai cita-cita yang diidamkan. Secara khusus Presiden menyampaikan harapan agar semua pihak termasuk pemerintah lebih memberikan perhatian pada anak-anak dengan kondisi khusus.

“Lakukan bantuan dan perlakuan khusus pada anak kita yang berkategori penyandang cacat, yatim, keluarga miskin termasuk anak jalanan, kita harus berikan bantuan dan perlindungan khusus pada mereka dengan tindakan nyata,” urainya.

“Pemerintah akan terus menjalankan kebijakan dan program untuk berikan perlindungan dan bantuan,” katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional dihadiri juga oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono, Ibu Herawati Boediono, Mendiknas Mohammad Nuh, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amelia Sari, Wakil Gubernur DKI Prijanto dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu.

Dalam acara itu juga diserahkan sejumlah penghargaan termasuk kepada pencipta lagu anak AT Mahmud yang meninggal beberapa waktu lalu. Seusai menghadiri acara di Sasana Langen Budoyo TMII, Presiden dan rombongan kemudian menuju anjungan Istana Anak Indonesia untuk melihat pameran, meninjau sejumlah kegiatan anak-anak dalam rangkaian hari anak nasional.

nad

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…