Jumat, 23 Juli 2010 19:15 WIB Klaten Share :

Pemkab gandeng IPB brantas hama wereng cokelat

Klaten (Espos)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam pengendalian hama wereng cokelat (HWC) yang sejak tahun 2009 lalu menghantui kehidupan petani Klaten. Sebanyak tujuh dosen serta 10 mahasiswa IPB diterjunkan ke lapangan untuk mempelajari serangan wereng maupun hama dan penyakit tanaman lainnya.

Anggota tim IPB, Ir Hermanu Triwidodo MSc PhD, Jumat (23/7), mengatakan, ledakan serangan wereng yang sampai kini imbasnya masih dirasakan oleh masyarakat Klaten menjadi keprihatinan bagi kalangan akademisi di IPB.

“MoU antara Pemkab Klaten dengan IPB tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman disusun sebagai bentuk proaktif dari institusi kami untuk ikut andil dalam penyelesaian masalah.”

Hermanu yang ditemui di Kantor Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten, menambahkan, tujuh dosen yang diterjunkan ke daerah endemis wereng masing-masing mempunyai kompetensi dalam mengendalian hama penyakit serta perlindungan tanaman, di antaranya Doktor Munif, Doktor Prastika Priambodo, Doktor Widodo, Doktor Suryo Wiyono dan lainnya. Sedangkan 10 mahasiswa volunteer mulai meneliti serangan hama sejak dua pekan lalu.

Kepala Dipertan Klaten, Sri Mulyaningsih melalui Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Wahyu Prasetyo mengatakan, kerja sama dengan IPB  merupakan salah satu upaya untuk menuntaskan serangan HWC. Persebaran wereng menyebabkan puso pada 1.064 hektare lahan padi di sejumlah kecamatan. Sedangkan luasan lahan terserang 3284 hektare. “Antisipasi terus dilakukan. Petugas penyuluh lapangan terus memantau 26 kecamatan,” ungkapnya.

rei

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…