Jumat, 23 Juli 2010 17:35 WIB Sukoharjo Share :

Masih beroperasi, warga Tegalrejo tetap tuntut penutupan ternak

Sukoharjo (Espos)–Warga Tegalrejo, Desa Kertonatan, Kartasura tetap menuntut peternakan ayam Shinta PS di wilayah mereka yang masih beroperasi ditutup.

Warga menuding, berlarut-larutnya kasus peternakan ayam tersebut lantaran tim penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dan Satpol PP Sukoharjo tidak tegas dalam menangani kasus tersebut.

Ketua RT 03/RW I Tegalrejo, Dwi Maryanto menyatakan, tidak tegasnya Pemkab Sukoharjo dalam memangani kasus peternakan ayam mengundang kecurigaan warga. Pasalnya, meskipun peternakan ayam tersebut dinyatakan melanggar lima peraturan daerah (Perda) namun PPNS dan Satpol PP tidak memberi tindakan tegas.

“PPNS dan Satpol sudah menemukan beberapa pelanggaran, tapi mengapa tidak berani menutup peternakan tersebut. Ini kan namanya kurang tegas dan mengundang kecurigaan warga, kalau menindak PKL cepat tapi menindak peternakan ayam malah tidak tegas,” terangnya kepada wartawan, Jumat (23/7) di Kartasura.

ufi

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…