Jumat, 23 Juli 2010 18:53 WIB News Share :

Insiden Hari Anak Nasional Bocah CL
Ini kan acara anak-anak, harus sayang!

Jakarta--CL, bocah perempuan yang ditoyor anggota Paspampres tidak berkeinginan apa-apa atas insiden itu. CL hanya meminta Paspampres sayang sama anak-anak apalagi insiden itu berlangsung di hari anak nasional.

“Ini kan acara anak-anak. Kan harus sayang,” ucap CL, Jumat (23/7).

Menurut bocah yang membintangi sinetron ‘Bukan Abdel Temon Biasa’ di Global TV itu, teman-temannya juga melihat. Bahkan ada teman CL, SS juga didorong oleh Paspampres. “Sampai sekarang aku masih pusing,” kata bocah kelas IV SD itu.

Sementara ibu CL, Lia, mengatakan hingga kini pihak Istana belum ada permintaan maaf dari pihak Istana maupun Paspampres.

“Kak Seto bilang nanti ada telepon dari pihak Istana untuk minta maaf. Tapi sampai sekarang belum ada,” ujar Lia.

CL adalah siswa kelas 4 SD di sebuah SD di Pondok Pinang. Menurut Kak Seto, yang menoyor CL adalah anggota Paspampres. Akibat toyoran itu, CL mengalami pusing-pusing.

CL yang merupakan anggota Persatuan Artis Remaja dan Cilik Indonesia (PERCI) ini ditoyor setelah acara operet dalam rangka Hari Anak Nasional di Sasono Langen Budoyo TMII.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…