Jumat, 23 Juli 2010 18:00 WIB Solo Share :

Baliho di depan Patung Achmadi bakal dipindahkan

Solo (Espos)–Penataan Monumen Mayor Achmadi terus dilakukan menyusul telah dipasangnya patung pahlawan asal Kota Solo tersebut di Kawasan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Kamis (22/7) lalu.

Pemkot optimistis pengerjaan monumen bisa selesai tepat waktu dan diresmikan pada 7 Agustus mendatang. Di sisi lain, Pemkot Solo juga berencana memindahkan titik baliho yang berada di Simpang Lima Banjarsari, atau tepat di depan Patung Mayor Achmadi karena dianggap menutup pandangan terhadap patung tersebut.

Diakui Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo terkait rencana pemindahan baliho tersebut, Pemkot tidak bisa serta-merta memindahkan begitu saja baliho karena menyangkut kontrak bisnis dengan pihak lain. Untuk itu, Pemkot akan mengkomunikasikan rencana tersebut melalui pertemuan yang melibatkan Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) sebagai pelaksana proyek dengan Dinas Pendapat Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), biro iklan Mata Visual dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai pengguna baliho.

“Agar tidak ada salah paham, akan dilakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Sedangkan untuk baliho itu nanti tetap dipotong atau dipindahkan karena mengganggu keselarasan di sekitar monument,” ujar Rudy ketika ditemui wartawan di sela-sela meninjau pengerjaan monumen di Kelurahan Setabelan bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, Jumat (23/7).

Dijelaskan Kepala Dinas Tata Ruang Kota, Yohanes Bambang S Nugroho, letak baliho di depan Patung Mayor Achmadi tersebut menutup wajah patung, sehingga dianggap mengganggu pandangan, terutama jika dilihat dari Jalan Monginsidi arah timur dan barat.

“Melalui pertemuan tersebut nanti akan dibahas bagaimana solusinya,” ungkap pria yang akrab dipanggil Yob itu.

sry

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…