Jumat, 23 Juli 2010 12:23 WIB News Share :

Anggodo dan para tahanan Cipinang ikuti tes gula darah

Jakarta–300 Orang tahanan dari 2.000 penghuni rumah tahanan (Rutan) Cipinang melakukan tes gula darah di halaman rutan. Selain tahanan kasus kriminal umum, penghuni rutan kasus tindak pidana korupsi juga turut diperiksa, salah satunya adalah Anggodo Widjojo.

Anggodo yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam terlihat antusias mengikuti tes gula darah yang digelar salah satu produsen obat PT Roche Indonesia, di Rutan Cipinang, Jalan Bekasi Raya Timur, Jakarta, Jumat (23/7).

Awalnya, Anggodo enggan untuk diambil gambar saat wartawan membidikan kameranya. “Kamu nggak boleh ambil gambar, ya. Harus ada izin,” imbau adik dari Anggoro Widjojo ini.

Permintaan tersebut akhirnya dituruti wartawan, namun seorang tahanan yang diketahui bernama Hadi Jamal tiba-tiba berlari ke arah Anggodo yang masih duduk di kursi pemeriksaan.

“Nggak apa-apa, silakan,” kata laki-laki berjenggot itu.

Mendengar itu, Anggodo pun akhirnya mempersilakan wartawan untuk mengambil gambar dirinya bersama Hadi Jamal.

Sementara itu, Business Manager Care PT Roche Indonesia, Magdalena Vandry, menuturkan tes darah dengan mengambil objek di rutan merupakan kali pertama digelar pihaknya.

“Risiko diabetes di rutan mungkin saja terjadi karena melihat aktivitas penghuninya yang kurang,”  kata Vandry di sela pemeriksaan darah.

Selain itu, penjara sangat minim fasilitas olahraga sehingga dapat menyebabkan penghuninya berisiko terserang diabetes. “Rutan dan LP minim fasilitas olahraga,” ujarnya.

Pemilihan penghuni rutan yang mengikuti tes berdasarkan riwayat kesehatan si penghuni, apakah ia mengidap penyakit diabetes atau memiliki keturunan yang mengidap diabetes.

“Selain karena kelainan akibat gaya hidup, diabetes juga timbul karena adanya faktor keturunan,” jelas Vandry.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…