Jumat, 23 Juli 2010 10:34 WIB Sragen Share :

2 Korban Lakalantas di Plupuh akhirnya tewas

Sragen (Espos)–Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan penghubung antardesa, tepatnya di Dukuh Bulak, Desa Karungan, Plupuh, Sragen, Rabu (21/7) sore. Semula Koran tabrak dua motor itu hanya luka berat, namun sesampainya di RSUD Sragen, kedua korban akhirnya tewas.

Kedua korban tersebut terdiri atas, Tasmadi, 50, warga Mantup RT 5, Plupuh dan Tri Wahyuni, 15, warga Gayaman RT 13/RW III, Karungan, Plupuh. Informasi yang dihimpun Espos, Kamis (22/7), Tasmadi mengalami luka parah bagian dada, dan kepala. Sedangkan korban lainnya yang juga siswi SMAN 2 Sragen mengembuskan nafas terakhir sekitar 30 menit, sebelum dirujuk ke rumah sakit Solo.

Kecelakaan maut itu berawal saat kedua pengendara motor berjalan ke arah berlawanan di jalur Karungan-Dari, Plupuh dengan kondisi jalan bergelombang. Tri Wahyuni mengendarai motor Suzuki Satria Nopol AD 6471 NY melaju dari arah Karungan. Sedang Tasmadi mengendarai motor tua dengan muatan jerami dari arah berlawanan.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), salah satu pengendara mencoba menghindari lubang dengan mengambil posisi agak tengah. Tiba-tiba dari arah berlawanan melaju cukup kencang dan tak mampu menghindar. Akibatnya terjadi benturan dua pengendara motor. Kedua pengendara terpental dan terkapar di atas jalan beraspal.

Saksi warga setempat, Sugimin, 45, mengaku hanya mendengar benturan keras. Setelah dilihat, kata dia, ternyata dua orang pengendara motor sudah terkapar di jalan dengan luka parah. “Kami dan sejumlah warga sekitar langsung melakukan evakuasi dan segera dibawa ke RSUD Sragen,” ujarnya.

Menurut dia, saat dalam perjalanan menjelang sampai di RSUD, korban Tasmadi tewas. Tri Wahyuni sempat dilarikan ke rumah sakit Solo, namun akhirnya juga tewas sebelum sampai RSU Solo.

Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasatlantas AKP Wajiman membenarkan adanya kecelakaan itu. Tewasnya kedua korban bukan di TKP, melainkan dalam perjalanan ke RSUD.

trh

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…