Jumat, 23 Juli 2010 16:56 WIB Solo Share :

“Penataan Sriwedari harus pertimbangkan nasib pedagang”

Solo (Espos)–Pembatalan Hak Pakai (HP) 11 dan 15 yang dimiliki Pemkot Solo atas tanah Sriwedari diakui tidak cukup mempengaruhi pedagang atau pelaku bisnis di kawasan tersebut.

Namun bila nantinya dilakukan penataan, kalangan pedagang dan pelaku bisnis di sekitar Sriwedari berharap siapa pun pihak yang mengelola nantinya benar-benar mempertimbangkan nasib mereka, khususnya para pedagang yang sudah lama mengais rezeki di kawasan itu.

Humas Forum Komunikasi Sriwedari, Edy Subroto mengemukakan secara umum pedagang berkeinginan untuk tetap bisa mengoperasikan kios atau bisnis mereka di kawasan itu. Diharapkannya, pengelolaan lahan Sriwedari dapat tetap berada di tangan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo karena ada semacam jaminan jika pengelolaan pada Pemkot.

“Kalau nantinya dilakukan penataan, tentunya kami berharap para pedagang tetap dapat menempati kawasan ini dan itu harus diperhatikan oleh Pemkot,” tutur Edy ketika ditemui wartawan di sela-sela aktivitasnya, Jumat (23/7).

sry

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…