Kamis, 22 Juli 2010 19:13 WIB Solo Share :

Rotary Internasional bantah isu zionis

Solo  (Espos)

Klub yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan, Rotary Internasional membantah isu adanya zionis yang berada dibelakang kegiatan mereka. Hal ini disampaikan langsung District Governor Rotary Internasional Indonesia, Aloysius Purwa dalam jumpa pers yang di gelar di restoran Soga, Kamis (22/7).

“Rotary sifatnya kemanusiaan. Kami tidak perlu meng counter secara langsung isu tersebut. Kami akan counter dengan tindakan nyata,” ujar Aloysius. DG Rotary Internasional Indonesia ini menjelaskan awalnya Rotary dibentuk oleh seorang pengacara asal Chicago, Amerika Serikat, Paul Harris bersama lima rekannya. Kemudian berkembang ke lebih dari 200 negara di seluruh dunia. Fokusnya adalah di bidang sosial kemanusiaan.

Aloysius mengatakan dua bulan lalu baru saja berdiri Rotary Internasional of Ramallah, Palestina. “Kami membuat Rotary di sana dengan tujuan membantu Palestina. Bagaima mungkin kami ini zionis?,” tegas DG Rotary Indonesia ini.

Lebih lanjut Aloysius menjelaskan klub yang digawanginya ini murni bergerak di bidang kemanusiaan. Menurutnya, Rotary tidak memandang suku, ras dan agama dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Klub yang sebagian besar diisi oleh para pengusaha sukses ini bertujuan membantu mereka yang kurang mampu. Aloysius menerangkan Rotary fokus pada tiga aspek, kesehatan dan sanitasi, pendidikan dan literasi dan ibu anak.

“Kami ini berbuat sosial yang tanpa pamrih,” ujar Presiden Rotary Solo Raya, Haryanto Gareng dalam jumpa pers di tempat yang sama. Sementara itu, Presiden Rotary Solo Kartini, Danarsih Santosa mengatakan pihaknya membantu dalam pemberantasan demam berdarah, pengadaan tempat mandi cuci kakus (MCK) di Kota Solo, pemberian makanan tambahan bagi bayi dan bantuan untuk Zidan, bayi penderita atresia bilier atau gagal fungsi hati.<B>m90<B>

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…