Kamis, 22 Juli 2010 20:34 WIB Klaten Share :

Bawa kabur sepeda motor, warga Ngaren dibekuk

Klaten (Espos)–Seorang pemuda di bawah umur, Wa, 16, warga Dusun/Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, dibekuk polisi karena membawa kabur sepeda motor dan dua unit <I>handphone<I> milik tetangganya. Ironisnya, ABG tersebut mengaku nekat mencuri untuk mengumpulkan biaya melahirkan sang ibu yang kini tengah hamil.

Keterangan yang dihimpun <I>Espos<I>, Kamis (22/7), menyebutkan, beberapa hari lalu korban Tri Rahayu, 42, melapor ke polisi setelah rumahnya dibobol maling. Kepada petugas, korban mengaku kehilangan sepeda motor serta dua Ponsel. Waktu itu, sepeda motor Yamaha Jupiter AD 3808 CJ yang diparkir di rumah raib. Demikian pula dua buah Ponsel yang tergeletak di meja lenyap.

Polisi yang mendapati laporan tersebut terjun ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil olah TKP, pelaku diduga masuk dengan menjebol pintu rumah korban. Polisi juga menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. Ada warga mengaku melihat Wa membawa sepeda motor ke luar daerah. Belakangan tercium informasi bahwa pelaku hendak menjual sepeda motor dengan harga murah.

Polisi pun mengintai pelaku dan membekuknya di jalan Desa Ngaren. Setelah dipastikan bahwa motor yang dipakai pelaku adalah milik korban yang hilang dicuri, pelaku dibawa ke Mapolsek Pedan. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Mapolres Klaten. <B>rei<B>

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…