Kamis, 22 Juli 2010 19:44 WIB News Share :

64 Anggota DPR nunggak laporan kekayaan

Jakarta–Meskipun sudah diingatkan, masih ada saja anggota DPR yang belum melaporkan
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK. Masih ada 64 yang belum melaporkan kekayaannya.

“Sampai sekarang masih ada 64 yang belum melapor,” kata Wakil Ketua KPK Haryono Umar.

Haryono menyampaikan ini dalam keterangan kepada pers usai menerima pelaporan LHKPN anggota DPR dari Fraksi PAN di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/7/2010).

Haryono mengatakan KPK sudah berusaha mengingatkan dengan cara langsung
mendatangi DPR. Namun demikian masih ada anggota DPR yang belum menyetor laporan kekayaan, salah satunya karena alasan teknis yakni belum bisa menyelesaikan laporan secara detil.

Haryono merinci 64 anggota yang masih menunggak laporan kekayaan itu yakni, dari Partai Demokrat 20 orang, Partai Golkar 19 orang, PDIP 8 orang, Partai Gerindra 5 orang, Partai Hanura 3 orang, PPP 3 orang, PKS 4 orang, PKB 2 orang.

Pekan lalu, KPK menyatakan masih ada 128 anggota DPR yang belum melaporkan
kekayaan. PD dan PAN merupakan dua partai yang tingkat kepatuhan melaporkan
kekayaannya terendah.

Namun, hari ini PAN sudah menuntaskan semua laporan kekayaan anggotanya di DPR.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…