Rabu, 21 Juli 2010 12:51 WIB Sragen Share :

Pustu dan Balaidesa Kaloran ditukar guling

Sragen (Espos)–Puskesmas Pembantu (Pustu) dan kantor Balaidesa Kaloran, Kecamatan Gemolong ditukar guling, menyusul pertimbangan luas lahan yang dinilai kurang pas.

Sebelumnya, Balaidesa Kaloran hanya menempati lahan seluas 500 meter persegi (m2) di RT I desa setempat. Sedangkan Pustu dibangun di lahan seluas hampir 3.000 m2. Kepala Desa Kaloran, Aryamto menerangkan rencana tukar giling itu telah disampaikan ke pihak pemerintah kecamtan dan pemerintah kabupaten.

Kedua pihak, kata dia, telah memberi persetujuan. Untuk itu pada 1 Agustus mendatang, Pemerintah Desa (Pemdes) Kaloran hendak menggelar boyongan ke lokasi baru. “Tukar guling ini dilakukan sesama lahan aset desa, sehingga tidak memerlukan persyaratan terlalu rumit. Sudah disetujui dan tanggal 1 Agustus nanti, kita mau <I>boyongan<I>,” ungkap Aryamto, kepada Espos, Rabu (21/7).

Aryatmo menguraikan bangunan Pustu saat ini hanya dikelola dua petugas. Jumlah pasien yang datang per hari juga terbilang sedikit, sebab di dekat lokasi tersebut sudah ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gemolong yang baru diresmikan 26 Juni lalu dan Puskesmas II Gemolong.
Selain itu, bangunan Pustu pun dinilai terlalu besar, serta membutuhkan biaya pemeliharaan yang juga besar. Tak hanya itu, menurut Aryamto, kepindahan Pustu ke kantor balaidesa yang hanya berjarak 100 meter lebih tepat karena lokasinya lebih srategis.

Aryatmo menambahkan, bagi Pemdes Kaloran, kepindahan kantor balaidesa ke lokasi yang lebih luas sangat dibutuhkan. Sebab, saat ini pihaknya membutuhkan tambahan ruangan untuk menampung kegiatan kemasyarakatan, seperti PKK, pertemuan warga dan sejumlah kegiatan lain.

tsa

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…