Rabu, 21 Juli 2010 16:49 WIB News Share :

KPK tidak berencana ambil alih "rekening gendut"

Jakarta–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berencana untuk mengambil alih permasalahan “rekening gendut” yang diduga dimiliki oleh sejumlah perwira Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“KPK tidak ada rencana mengambil alih,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada wartawan, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/7).

Menurut Johan, hal tersebut karena pihaknya menghormati Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang memiliki kewenangan untuk mengusut persoalan “rekening gendut” itu. Untuk itu, KPK juga berencana untuk menunggu hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh Mabes Polri.

Sedangkan mengenai laporan dari masyarakat terkait “rekening gendut” yang masuk ke KPK, Johan mengatakan bahwa hal tersebut masih diproses dan ditelaah oleh Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK M Jasin mengatakan, pihaknya sudah mempelajari laporan yang datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan anggota masyarakat lain terkait dengan “rekening gendut”.

“Kami sudah bergerak untuk mempelajarinya,” kata Jasin di Jakarta, 6 Juli.

Namun, ujar Jasin, pengkajian yang dilakukan komisi antikorupsi tersebut masih dalam proses analisis tim. Selain itu, lanjutnya, KPK juga akan melakukan sejumlah langkah standard pemeriksaan, seperti pemeriksaan administratif, fisik, dan khusus, sesuai dengan langkah-langkah pedoman pemeriksaan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….