Rabu, 21 Juli 2010 23:03 WIB News Share :

George Soros 'kenalan' dengan Agus Marto

Jakarta — Chairman Soros Fund Management, George Soros menemui Menkeu Keuangan Agus Martowardojo di kantornya hari ini. Tujuan kedatangan Soros adalah untuk berkenalan dengan Agus Marto selaku Menteri Keuangan baru.

Sekitar pukul 18.30 WIB, George Soros menyambangi Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (21/7). Sesampainya di Gedung Kemenkeu, Soros langsung menuju ruangan Agus Marto di lantai 3.

Sekitar 1,5 jam mengadakan pertemuan tertutup, Soros keluar dengan ditemani 3 stafnya, 1 laki-laki dan 2 perempuan pada pukul 20.00 WIB. Namun sayang, Soros yang mengenakan kemeja putih tersebut tidak memberikan sepatah kata pun. Bahkan salah seorang ajudannya turut menghalangi wartawan bertemu dengan Soros.

“Not now…not now..,” halang sang ajudan.

Pertemuan Agus Marto dan Soros ditemani Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto. Rahmat mengatakan pertemuan tersebut hanya kunjungan kehormatan. Pasalnya, lanjut Rahmat, selama ini Soros hanya mengenal sosok Sri Mulyani selaku Menkeu, sedangkan Soros belum pernah bertemu sama sekali dengan Agus Marto.

“Ini hanya courtessy call, kunjungan kehormatan, karena setelah Menkeu ganti belum ketemu sama Pak Agus,kan selama ini kenal sama Sri Mulyani, hanya pertemuan perkenalan,” ujar Rahmat usai bertemu dengan Soros.

Selain itu, Rahmat mengungkapkan pada pertemuan tadi, Soros menyampaikan inisiatif-inisiatif yang telah dilakukan pihaknya dan Indonesia, salah satunya program Climate Change.

“Tadi itu disampaikan apa yang sudah dikerjakan seperti Program Climate Change. Hanya menyampaikan inisiatif-inisiatif, kebijakan-kebijakan, yang Soros terlibat dan mungkin ada keterlibatan Indonesia di situ. Tidak ada kesepakatan apapun,” tegasnya.

George Soros akhir-akhir ini memang sering kali berkunjung ke Indonesia. Soros membuat kontroversi ketika melakukan spekulasi sehingga merontokkan mata uang Asia sekaligus menjungkalkan Asia ke jurang krisis. Namun Soros kemudian ‘insyaf’ dan mendirikan semacam lembaga untuk membantu negara-negara miskin.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…