Rabu, 21 Juli 2010 10:21 WIB Internasional Share :

41 Tewas, 107 hilang akibat banjir di China

Xi’an— Banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat di beberapa daerah Provinsi Shaanxi, China barat-laut, telah menewaskan 41 orang.

Selain korban tewas, hingga Selasa petang (20/7), jumlah warga yang dilaporkan hilang sudah mencapai 107 orang, kata juru bicara pemerintah provinsi, Rabu pagi (21/7).

Hujan lebat mengguyur 22 kabupaten di tiga kota besar termasuk Ankang, Shanluo dan Hanzhong sejak Jumat lalu hingga Ahad dengan curah hujan mencapai 33 milimeter di daerah yang paling parah. Curah hujan itu merupakan yang tertinggi sejak 1953.

Hingga Selasa sore, bencana banjir dan tanah longsor ini telah mempengaruhi kehidupan 1,66 juta orang di tiga kota besar, merusakĀ  27.160 rumah dan menggenangi 101.000 hektare lahan pertanian.

Bencana itu juga mengakibatkan kerugian ekonomi langsung senilaiĀ  2,49 miliar yuan (366 juta dolar AS). Di Ankang saja, dua tanah longsor besar terjadi Ahad malam mengakibatkan 14 orang tewas dan 35 orang lainnya hilang.

Bencana tanah longsor juga menghantam desa Qiyan di Kabupaten Hanbin dan desa Muzhu di Kabupaten Fenggao.

ant/rif

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…