Selasa, 20 Juli 2010 14:39 WIB Sragen Share :

Bakul bakso tewas saat bulutangkis

Sragen (Espos)–Seorang bakul bakso, Ali Kodri, 47, warga Tempel RT 1/RW I, Desa Jetis Karampung, Kalijambe, Sragen mendadak tewas saat bermain bulutangkis di GOR Bulurejo, Kaliyoso, Kabupaten Karanganyar, Senin malam (19/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa itu berawal saat korban bersama bermain berpasangan dengan Taufik melawan pasangan Rus Utaryono dan Basuki. Pada saat skor 7-10 untuk korban, tiba-tiba korban mengaduh dan keluar dari lapangan. Posisi korban digantikan teman lainnya. Korban sempat menggerakkan tangan ke atas beberapa kali dan mondar mandir keluar masuk GOR. Akhirnya korban terjatuh seraya mengucapkan istigfar.

Sejumlah pemain bulutangkis yang mengetahui kondisi itu langsung menghampiri korban dan dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun saat perjalanan ke rumah sakit, korban meninggal dunia.

Ketua Pengurus Cabang PBSI Sragen, Giyanto menerima laporan kematian salah satu atlet bulutangkis tersebut. Giyanto sempat melayat ke rumah duka, Selasa (20/7). “korban tewas karena terindikasi terkena serangan jantung. Saya mengimbau agar warga yang ingin bulutangkis agar melakukan pemanasan dulu, terutama bagi mereka yang berusia di atas 30 tahun. Sedangkan warga yang berumur di atas 40 tahun agar tidak terlalu dipaksakan dalam bermain bulutangkis,” ujarnya.

trh

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….