Senin, 19 Juli 2010 15:31 WIB Hukum Share :

Pabrik penyuntikan tabung gas digerebek

Jakarta–Bisnis gas memang menggiurkan. Karena itu pedagang nakal sering mengakalinya dengan mengurangi isi tabung. Misalnya yang terjadi diPesanggrahan, Jakarta Selatan. Polisi pun menggerebeknya.

“Ya ada (penggerebekan), tapi masih menunggu laporannya. Sepertinya tempat penyuntikan,” kata Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Aan Suhana saat dihubungi, Senin (19/7).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Tony Suryo Putra mengatakan, ada beberapa tabung yang disita polisi. Barang bukti yang disita yakni 474 tabung gas 12 kg, 211 tabung gas yang masih kosong tapi siap isi, 235 tabung yang sudah siap dikirim dengan isi yang berbeda-beda. “Jadi tabung 12 kg dikurangi 1-2 kg. Lalu dimasukkan lagi ke tabung 12 kg,” jelasnya.

Dari penggerebekan tersebut, ada 12 pelaku yang diamankan polisi. Satu di antaranya adalah pemilik pabrik bernama Yanto. “Pelaku sementara diamankan dan belum semua diselidiki. Nanti dari sini dikembangkan lagi,” ungkapnya.

dtc/ tiw

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….