Senin, 19 Juli 2010 14:14 WIB Sport Share :

MU andalkan pemain muda

Toronto –– Cuma kebagian Piala Carling musim lalu, Manchester United kembali tak akan melakukan pembelian besar di musim depan. The Red Devils akan banyak bergantung pada kemampuan Sir Alex Ferguson meracik skuad bermateri pemain belia.

Satu alasan yang membuat MU kembali tak akan membeli pemain dengan banderol harga tinggi tentu saja terkait dengan kondisi keuangan klub yang masih terbelit utang. Ini melanjutkan ‘tren’ musim lalu di mana mereka cuma mengeluarkan sekitar 19 juta poundsterling saat memboyong Antonio Valencia, Gabriel Obertan dan Michael Owen, yang didapat dengan cuma-cuma dari Newcastle United.

Meski selalu menolak anggapan media yang menyebut timnya tak punya uang untuk membelanjakan pemain bintang, Fergie sendiri sudah memberi indikasi kuat kalau pemain muda yang dia miliki sekarang akan menjadi kerangka tim ‘Setan Merah’ dalam beberapa musim ke depan.

“Kami punya keyakinan yang tinggi terhadap kemampuan mereka. Mereka akan menjadi (pemain) Manchester United berikutnya,” seru Fergie seperti dikutip dari Dailymail.

Sejak kedatangan Fergie di Old Trafford, MU sesungguhnya memiliki semacam tradisi untuk mendatangkan pemain-pemain dengan harga mahal. Yang pertama adalah Gary Pallister yang diboyong dari Middlesbrough dengan harga 2,3 juta poundsterling pada tahun 1989.

Tahun 1993 gantian Roy Keane dibeli dengan 3,75 juta poundsterling dari Nottingham Forrest, lalu Andy Cole (Newcastle – 7,5 juta poundsterling), Ruud van Nistelrooy (PSV Eindhoven – 19 juta poundsterling), Juan Sebastian Veron (Lazio – 28,1 juta poundsterling), Rio Ferdinand (Leeds United – 29,1 juta poundsterling) dan yang terakhir Dimitar Berbatov.

Saat mengandaskan Celtic dengan skor 3-1 dalam rangkaian tur ke Amerika akhir pekan kemarin, MU berhasil memetik kemenangan 3-1 meski menurunkan delapan pemain berusia 21 tahun ke bawah. Termasuk di antaranya adalah Chris Smalling (19) dan gelandang Tom Cleverley (20) serta Danny Welbeck (19). MU juga masih memiliki si kembar Rafael dan Fabio Da Silva yang masih 20 tahun.

“Semoga saja pemain-pemain muda ini akan semakin lebih baik. Mereka bersemangat dan sangat ingin bermain dengan baik. Saya melihat determinasi itu di tempat latihan. Mereka ingin belajar, mendapatkan seragam MU dan bertahan di sini,” timpal pemain senior, Ryan Giggs.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…