Minggu, 18 Juli 2010 13:50 WIB News Share :

Seorang nenek jadi korban ledakan elpiji

Malang–Untuk kesekian kalinya, akibat kebocoran gas elpiji 3 kilogram mengakibatkan korban luka bakar. Korbannya kali ini menimpa Zaini ,60, warga Jalan Pelabuhan Tanjung Perak RT4/RW2, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, dan kini tengah menjalani perawatan
intensif di Ruang Buegenvill, Rumah Sakit Tentara Soepraoen Malang.

Dari keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, Minggu (18/7) sekitar pukul 06.00 WIB, korban bermaksud memasak air dengan menyalakan kompor elpiji miliknya. Sementara penghuni lain Sulikah ,35, anak korban bersama suami dan kedua anaknya masih terlelap tidur.

Mendadak terdengar suara ledakan yang muncul bersamaan dengan suara jeritan korban di ruang dapur. Sontak seluruh penghuni dan tetangga dekat masih merupakan anak dari korban berlarian menuju sumber suara ledakan.

Saat itu korban ditemukan dalam kondisi tersungkur di lantai dapur dengan sejumlah bagian tubuh melepuh. Keluarga kemudian melarikan korban ke rumah sakit terdekat. Akibat ledakan ini, atap dapur dan kamar yang berada di sebelah lokasi ledakan hancur berantakan.

Menurut Wasita ,45, kakak kandung Sulikah, yang tinggal berdekatan dengan lokasi kejadian, sebelumnya diketahui kompor tidak dapat menyala.

Diduga akibat ibunya menyalakan lampu dapur menyebabkan ledakan terjadi. “Kompor saat itu tidak bisa dinyalakan, hal itu diungkapkan ibu saya setelah kejadian. Mungkin karena menyalakan lampu dan kondisi gas sudah bocor mengakibatkan ledakan,” terangnya.

Wasita juga mengaku, tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut baru satu hari ini diganti. Dan dirinya yang mengganti tabung baru tersebut. “Belinya di depan, baru satu hari dan saya yang memasangnnya,” tegasnya.

Hingga kini aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kebocoran gas. Kasatreskrim Polresta Malang AKP Decky Hermansyah yang datang ke lokasi kejadian belum dapat memberikan keterangan saat ditanya penyebab dari kebocoran gas.

Guna bahan penyelidikan aparat kepolisian mengamankan tabung gas, regulator serta selang milik korban.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…