Minggu, 18 Juli 2010 15:59 WIB Sukoharjo Share :

Penahan longsor dibangun, warga Dalangan bernafas lega

Sukoharjo (Espos)–Warga Dukuh Karangturi, Desa Dalangan, Tawangsari yang tinggal di sepanjang sungai Bengawan Solo dan kali sudetan akhirnya bisa bernafas lega. Hal itu lantaran Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) akhirnya membuat bangunan bronjong penahan longsor.

Ketua RT 02/RW X Dukuh Karangturi, Manggiyo mengatakan, selama ini kawasan tepi Sungai Bengawan Solo dan kali sudetan di wilayahnya kerap longsor. Bahkan, sejumlah areal pekarangan milik warga yang ada di tepi sungai diketahui menghilang setelah tergerus arus sungai. “Daerah kami ada di tikungan sungai Bengawan Solo, jadi tebing sungai gampang longsor ketika arus sungai deras, pekarangan warga yang ada di dekat kali sudetan juga parah karena tanahnya gampang melorot ke kali,” terangnya kepada Espos, Minggu (18/7) di lokasi.

Lebih lanjut dia mengatakan, jumlah rumah warga yang berada di tepi sungai rawan longsong berjumlah sekitar 10. Menurutnya, warga yang tinggal di tepi sungai selama ini cukup khawatir dengan kondisi tepi sungai yang mudah longsor. Sementara itu, salah seorang Panto Wiyono mengatakan, pekarangan rumahnya yang berada di tepi sungai hilang akibat tergerus arus sungai Bengawan Solo.

Kendati begitu, dia mengaku tidak akan menuntut ganti rugi lahannya yang hilang lantaran BBWSBS sudah mulai menangani masalah yang ada di wilayahnya.  “Selama ini saya sering khawatir, apalagi rumah saya ada di bibir sungai. Tapi sekarang sudah lega, sebab pemerintah sudah mulai menangani dengan membangun batu bronjong, jadi aman dari longsor, walau tanah hilang tidak ada ganti rugi tapi tidak masalah,” ujarnya.

ufi

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…