Minggu, 18 Juli 2010 15:05 WIB Boyolali Share :

Partisipasi pria dalam ber-KB di Boyolali masih rendah

Boyolali (Espos)–Partisipasi pria dalam mengikuti program Keluarga Berencana (KB) di Boyolali masih rendah. Dari data di Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Boyolali tingkat partisipasi pria dalam KB hanya berkisar 3,1 persen.

“ Kaum pria takut ada gangguan jika ikut KB jenis Metode Operasi Pria (MOP) akan berpengaruh pada kesehatannya , padahal dengan ikuti KB jenis ini tidak ada pengaruhnya kepada kesehatan,” ujar Kepala BKBPP Boyolali Sri Ardiningsih di sela-sela peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Boyolali, Sabtu (17/7).

Rendahnya partisipasi kaum pria untuk ikut dalam program  KB ini lebih dikarenakan faktor ketakutan. Selain itu, lanjut Ardiningsih adanya  wacana di masyarakat urusan KB merupakan urusannya perempuan  dan bukan urusan kaum laki-laki. Sementara itu, partisipasi KB  Pasangan Usia Subur (PUS) di Boyolali cukup tinggi. Dari jumlah PUS di Boyolali sebanyak 170 ribu, yang mengikuti program KB mencapai 82 %.

fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…